Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Kamu!

Aku menemukannya. Seorang lelaki sederhana yang berkomitmen untuk menjagaku di sisa hidupnya. Entah karena baru permulaan, atau memang karena aku mulai jatuh cinta kepadanya. Aku mulai merasa mengaguminya, menyanjung semangatnya, dan selalu bahagia melihat senyumnya. Aku selalu ingin menatapnya lebih lama seakan hari esok tak mampu melihatnya lagi. Sayang, waktu memaksaku untuk melepaskannya sejenak demi memenuhi keegoisanku. Tidak, sebenarnya ini pun tidak menceritakan tentang keegoisan. Hanya saja aku masih memiliki tanggung jawab di tempat lain. Ya, aku masih terjebak di sini. Di tengah-tengah orang lain yang juga peduli terhadapku. Berada di sekitar orang lain yang juga kuyakini menyayangiku, tapi tak kutambatkan hatiku pada mereka. Suatu hari nanti, bila waktunya hampir tiba, aku tak bisa berpikir lebih lama lagi. Aku harus melangkah, bila perlu aku akan berlari menjumpainya. Menjumpai dirinya yang telah kuputuskan untuk kutitipkan hati ini, bahkan raga ini. Aku m...

Rundown

Pernah gak sih berpikir bahwa perjalanan kisah kita seperti sebuah rundown acara? Terlihat terstruktur dan semua berjalan sesuai waktunya. 14 Februari : pertama kali sms 26 Maret (pagi hari) : pertama kali ketemu @Balai_Kota 26 Maret (malam hari) : pertama kali Mas dateng ke rumah. 22 April : Mas dateng ke rumah bareng keluarga untuk menunjukkan keseriusannya. 1 Mei : Mas nengokin aku di Jakarta, terus kita ke Ragunan.. 😍 11 Mei : pertama kali aku main ke rumah mas. 12 Mei : mas dateng ke rumah untuk negabahas masalah khitbah. 14 Mei : kita beli cincin bareng. 20 Mei : acara Khitbah 💍💏 Cukup singkat sih.. Tapi harapan aku kisah kita gak bakalan sesingkat masa ituu.. Justru karena banyak hal yang belum kita lakukan bersama, itu menjadi alasan agar kisah kita tidak pernah berakhir hingga ajallah yang berhak memisahkannya. Oke!d 👍👍

Introducing

Selamat malam angin yang berhembus dari sela-sela jendela kamarku.. Perkenankan aku untuk mengenalkannya kepadamu. Mengenalkan seseorang yang kelak akan menjadi pendamping hidupku, selalu dan selamanya. Dirinya pertama kali mengabariku lewat sms singkat. Pada awalnya, ia hanya mengucap salam dan meyakinkan diri bahwa ia tak salah mengirim sms. Aku bahkan masih ingat kapan sms itu dikirimkan kepadaku. 14 Februari 2017, bukan secara sengaja aku mengingat tanggalnya. Hanya saja, hari itu bertepatan dengan hari valentine yang digadang-gadangkan sebagai hari kasih sayang. Aku memang tak turut merayakan hari itu, hanya kebetulan saja jika sms pertama hadir pada hari yang bersamaan dengannya. Pada awalnya, sama sekali tak ada harapan terpaku dalam kalbu. Ia aku anggap sama sepertimu, hanya angin lalu. Kau tentu tahu alasannya, bukan? Ini bukan pertama kalinya bagiku dikenalkan dengan seorang lelaki atau bahkan bukan pertama kalinya bagiku untuk mengenal seorang lelaki. Mungkin sa...